Sebelumnya, lahan bekas tambang yang kini menjadi lokasi budidaya jagung ini dijadwalkan akan dikunjungi oleh Menteri Desa, Menteri Lingkungan Hidup, dan Menteri Kelautan dan Perikanan. Namun, kunjungan tersebut batal dan kemungkinan akan dijadwalkan ulang setelah Lebaran.
“Kami tetap berharap kunjungan ini bisa terealisasi, karena dukungan dari pemerintah pusat sangat penting bagi pengembangan sektor pertanian di desa kami,” ujar Yahya.
Dengan adanya program budidaya jagung ini, Pemdes Embalut optimistis perekonomian masyarakat bisa lebih berkembang dan tidak hanya bergantung pada sektor perikanan. (Adv)

