Kehadiran BNPB, lanjut Johan, untuk memastikan terpenuhinya kebutuhan dasar warga sesuai arahan Kepala BNPB yaitu dukungan permakanan menjadi prioritas utama.
“Pemilihan permakanan jenis ubi dan keladi merupakan penyesuaian dari kearifan lokal dari masing-masing wilayah”.
Harapannya dengan dukungan logistik menggunakan pangan khas setempat, selain memenuhi kebutuhan dasar warga terdampak bencana juga dapat membangkitkan pertanian dan ekonomi petani di lokasi terdampak bencana.
Secara khusus Pemerintah Provinsi Papua masih turut melakukan pendampingan bagi wilayah terdampak bencana, Kabupaten Tolikara dan Kabupaten Nduga berada di wilayah administrasi Provinsi Papua Pegunungan yang belum memiliki BPBD tingkat provinsi guna menaungi kabupaten dan kota di bawahnya.
Lebih lanjut sebagai bagian dari Negara Kesatuan Republik Indonesia harus saling membantu antara pemerintah daerah yang bertetangga.
Hadir dalam rapat koordinasi ini antara lain perangkat daerah terdampak seperti Kepala BPBD Provinsi Papua, Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Tolikara, Sekda Kabupaten Tolikara, dan Sekretaris BPBD Kabupaten Nduga. (Joesvicar Iqbal)

