“Kami berkolaborasi dengan OPD terkait dalam menyelenggarakan program pelatihan setiap tahunnya. Misalnya, pelatihan home industry yang biasanya diadakan dua kali setahun,” ujarnya.
Program pelatihan satpam dan produksi makanan juga tengah disiapkan. Tujuannya adalah meningkatkan keterampilan warga agar siap menghadapi tantangan ekonomi dan mampu menciptakan peluang usaha secara mandiri.
Melalui pendekatan kolaboratif ini, Kecamatan Tenggarong berharap pembangunan tidak hanya berdampak pada fisik wilayah, tetapi juga memberdayakan masyarakat secara ekonomi dan sosial. (Adv)
