Menurut Fauka, dalam pembicaraan itu juga memang sempat disinggung masalah Satgassus OPN yang dibentuk oleh Kapolri. Untuk menyukseskan penerimaan pajak, Dirjen Bea Cukai juga diperkuat oleh Tim Mawar Kopassus guna mengatasi kendala di lapangan.
“Bila seandainya ditemukan adanya oknum yang membekengi penyelewengan cukai, kami akan hadir. Kami harus bantu semaksimal mungkin. Semampu kita, namun tetap koordinasi. Nggak boleh keluar daripada koridor,” tukas pria yang juga sebagai Direktur Eksekutif Institute Kajian Pertahanan dan Intelijen Indonesia (IKAPII).
Dukungan Tim Mawar Kopassus kepada Dirjen Bea Cukai sesuai dengan perintah Presiden Prabowo Subianto yang meminta Letjen (Purn) Djaka Budi Utama untuk meningkatkan pendapatan negara.
“Karena kan bagaimanapun apa yang ditugaskan oleh Pak Presiden ke beliau (kepala Bea Cukai) harus berjalan baik, sehingga kita sesama tim harus saling membantu. Karena kan tugas dan tanggung jawabnya beliau ini kan berat sekali,” ungkap Fauka.
Fauka menambahkan, meski Satgassus OPN telah dibentuk, namun tugas khususnya belum terlihat jelas karena baru secara umum saja. Optimalisasi pendapatan negara itu seperti apa bentuknya, dan pendapatan negara saat ini berasal dari stakeholder, baik dari pajak maupun cukai. Dan itu berasal dari institut masing-masing.
