Tim NAWASENA merancang skenario injeksi dan pemanfaatan karbon dioksida yang tidak hanya memperhatikan aspek teknis, tetapi juga memperkuat sisi keekonomian dan keberlanjutan proyek.
Keberhasilan ini tidak lepas dari strategi tim dalam memperbaiki koordinasi, menyusun waktu pengerjaan yang efektif, serta melakukan diskusi lintas disiplin secara langsung. Selain itu, dukungan dari dosen pembimbing, alumni, dan mentor kerja praktik turut memberikan kontribusi dalam menyempurnakan rencana pengembangan yang disusun.
Prestasi ini menjadi bukti bahwa mahasiswa ITB mampu bersaing dan berkontribusi dalam tantangan nyata di industri energi, baik di tingkat nasional maupun internasional. (ahmad)
