IPOL.ID – Insiden pendaratan darurat pesawat jemaah haji maskapai Saudia Airlines di Bandara Kualanamu, Medan, akibat ancaman bom, mendapat perhatian serius dari Wakil Ketua DPR, Cucun Ahmad Syamsurijal. Ia menekankan dalam situasi semacam ini, aspek keselamatan penumpang harus menjadi yang paling utama.
“Terkait ancaman bom, tetap harus (prioritaskan aspek) safety ya. Setiap maskapai sudah punya standar operasional sendiri, dan kalau situasi memang dianggap mengancam nyawa orang, maka tindakan seperti pendaratan darurat memang wajib dilakukan,” kata dia dalam keterangan dikutip Minggu (22/6).
Menurut politisi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) ini, langkah cepat dan sigap dari pihak maskapai serta otoritas bandara sudah sesuai prosedur. Ia menegaskan pentingnya tidak menganggap sepele situasi semacam ini.
“Jangan dianggap main-main. Kalau memang perlu pengecekan oleh tim ahli bom, ya harus dilakukan. Apalagi kalau sudah menyangkut ancaman bom, harus betul-betul diantisipasi,” tegasnya.
Cucun juga mendorong aparat penegak hukum dan intelijen nasional untuk meningkatkan deteksi dini dan pendekatan preventif agar kejadian serupa tidak terulang di masa depan, khususnya dalam momentum krusial seperti ibadah haji.
