“Sebelumnya itu hijau semua, tapi sekarang sudah hilang,” kata Hamdan warga Lebak Bulus, Kamis (5/6/2025).
“Dulu itu hawa sejuk terasa kalau lewat jalan itu, orang dari arah Lebak Bulus mau ke arah Cirendeu pasti tahu gimana rasanya,” tambahnya.
Rekan Hamdan, Moh Mamun membenarkan hal tersebut. Dirinya mengaku heran soal penebangan pohon di sisi jalan tersebut.
Tidak hanya itu, Mamun turut mempertanyakan keberadaan bangunan kafe dan restoran bernama Bidadari yang berdiri di badan Kali Pesanggrahan.
“Menurut saya janggal aja kenapa bisa pohon-pohon besar ditebang, itukan bagus buat penahan longsor?” ujar Mamun.
“Dan soal bangunan juga aneh, kenapa bisa ada kafe sama restoran berdiri di bantaran Kali Pesanggrahan,” tambahnya.
Atas hal tersebut, Hamdan dan Mamun berharap agar Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Selatan melakukan pemeriksaan terhadap penggunaan lahan karena diduga sebagai jalur hijau bantaran Kali Pesanggrahan.
“Kalau benar lahan itu merupakan jalur hijau, ya itu masuk pelanggaran berat ya,” tukasnya.
