“Follow the Money” penting dalam kasus korupsi, lanjut Nurokhman untuk mengungkap aktor utama dan jaringan. Di mana, korupsi sering melibatkan banyak pihak: oknum pejabat, pihak swasta, hingga “perantara”. Dengan mengikuti aliran uang, penyidik bisa mengidentifikasi siapa saja yang mendapatkan manfaat secara langsung atau tidak langsung.
“Salah satu unsur korupsi adalah adanya keuntungan pribadi atau kelompok. Aliran dana bisa menjadi bukti kuat untuk menjerat pelaku.”
Dengan mengetahui ke mana dana hasil kejahatan itu mengalir, Kejaksaan telah menyita aset untuk mengembalikan kerugian negara (asset recovery). “Kejaksaan Agung telah mengungkap dan membuktikan modus kejahatan dalam perkara ini,” pungkas Nurokhman. (Yudha Krastawan)

