.
“Sambo yang memadukan olahraga beladiri telah menunjukkan prestasi nasional dan internasional. SEA Games 2019 lalu mampu merah tujuh emas. Kita juga punya (Desiana) Syafitri, juara dua Asia,” ungkap Suyadi.
Melihat prestasi membanggakan yang ditunjukkan sambo Indonesia, Kemenpora punya kewajiban untuk terus mensupport para atlet meraih hasil mentereng, termasuk di ajang “Youth and Junior World Sambo Championships 2025”.
“Kemenangan bidding tuan rumah (Kejuaraan Dunia), lalu dengan peserta Kejuaraan Dunia lebih dari 70 negara, merupakan sebuah kehormatan dan tantangan. Kami dari Kemenpora siap mendukung suksesnya event ini,” ujar Suyadi.
Hal sama diutarakan Sekjen NOC Indonesia Wijaya Noeradi. Menurut dia, sambo sangat unik ketika diakui IOC sebagai olahraga olimpik karena melalui verifikasi yang cukup panjang. Pihaknya pun akan mendukung PP Persambi dalam menggelar kejuaraan dunia nanti.
“Untuk event ini sendiri kami sangat mendukung. Kami dengar ini pertama kalinya di Asia Tenggara. Kami ucapkan selamat kepada Persambi untuk inisiatif Championship ini,” terang Wijaya.
