Staf Ahli KONI Pusat Sadik Algadri turut memberikan apresiasi atas keberhasilan Indonesia menjadi tuan rumah kejuaraan dunia.
“Apresiasi setinggi-tingginya kepada sambo karena hal seperti ini sudah lama ditunggu-tunggu oleh kita sebetulnya. Ini kesempatan bagi atlet kita melihat pemain dunia secara langsung, secara real, jadi tidak di TV saja. Mudah-mudahan kejuaraan dunia seperti ini bisa diikuti oleh cabor lain,” jelasnya.
Dalam kesempatan tersebut, Technical Director International Sambo Federation (FIAS) Sergey Tabakov mengaku telah melihat persiapan Indonesia dalam menyongsong “Youth and Junior World Sambo Championships 2025”.
Dari segi persiapan, sejauh dia melihat tidak ada masalah, mulai dari tempat pertandingan, fasilitas hingga penginapan. “Persiapan kompetisi dan keberadaan organisasi (kepanitiaan), saya melihat persiapannya sangat bagus, semuanya positif,” terangnya.
Mengenai perkembangan olahraga sambo, dia menyebut setiap negara memiliki program berbeda. Namun, secara keseluruhan mengarah kepada perkembangan yang menggembirakan, termasuk dalam mempersiapkan kejuaraan dunia di level youth dan junior ini.
