Adapun yang tidak dipertandingkan digelar di multievent KONI lainnya seperti PON Bela Diri, PON Indoor, PON Pantai, dan PON Remaja yang diselenggarakan dua tahun sekali.
Seluruh multievent tersebut menjadi strategis untuk atlet Indonesia demi mencapai performa yang lebih baik guna meraih prestasi.
Prestasi atlet itu yang mampu membuat Bendera Merah Putih dikibarkan dengan diiringi berkumandangnya Lagu Indonesia Raya. Oleh karenanya, mengantar atlet meraih prestasi merupakan tanggung jawab segenap tumpah darah Indonesia sehingga Ketum KONI Pusat mengajak seluruh pihak terlibat dalam proses membina atlet.
Rosan menyatakan siap membantu pembinaan cabang olahraga di Tanah Air.
“KONI Pusat telah melakukan kunjungan kehormatan, yang diterima langsung oleh Menteri Investasi dan Hilirisasi /Kepala Bapak BKPM Rosan Roeslani. Saya berterima kasih dan bangga dengan Pak Rosan karena atensinya yang begitu besar terhadap olahraga Indonesia,” kata Marciano.
“Di Angkat Besi, kepemimpinan Pak Rosan terbukti menghasilkan prestasi yang membanggakan. Kini, olahraga nasional lainnya di bawah KONI membutuhkan dukungan Pak Rosan,” sambungnya. (bam)
