Wisnu menambahkan, salah satu kearifan lokal yang diangkat dalam MJM tahun ini tercermin dalam desain medali yang mengusung konsep sumbu filosofis Yogyakarta. Uniknya, medali MJM 2025 adalah bagian pertama dari rangkaian lima medali tahunan yang jika dikoleksi lengkap hingga 2029, akan membentuk satu kesatuan visual yang merepresentasikan garis sumbu filosofis Yogyakarta dari Laut Selatan, Panggung Krapyak, Keraton, Tugu Yogyakarta, hingga Gunung Merapi sebagai simbol harmoni antara nilai budaya, sejarah, dan spiritualitas kota Yogyakarta.
Sementara itu di race village, yang menjadi pusat aktivitas utama peserta mulai dari titik start dan finish, area hiburan, booth sponsor, hingga zona pemulihan dan edukasi, program Aksi Bersih Mandiri akan digelar secara menyeluruh untuk menjaga kebersihan dan mengajak peserta berpartisipasi langsung dalam pengelolaan sampah terpilah. Fasilitas pemilahan sampah organik dan anorganik disediakan di berbagai titik, dan akan dikelola bersama masyarakat lokal sebagai bagian dari komitmen pemberdayaan dan edukasi lingkungan yang berkelanjutan.
