“Idul Adha adalah momentum penguatan iman dan solidaritas. Melalui qurban, kita tidak hanya mendekatkan diri kepada Allah SWT, tetapi juga meningkatkan kepedulian sosial dengan berbagi kepada sesama,” tambahnya.
Shalat Idul Adha di Masjid Cut Meutia berlangsung khidmat dan diikuti ribuan jamaah dari berbagai wilayah di Jakarta. Dalam khutbah Idul Adha, khatib mengangkat tema besar tentang makna pengorbanan dan solidaritas sebagai pondasi membangun umat yang kuat dan berdaya.
Menutup sambutannya, Winyono Iman Santoso menyampaikan permohonan maaf jika terdapat kekurangan dalam pelaksanaan kegiatan dan berharap semangat berbagi ini terus terjaga.
“Apabila dalam pelayanan dan pelaksanaan kegiatan ini terdapat kekurangan, kami memohon maaf yang sebesar-besarnya. Semoga seluruh rangkaian ibadah kita diterima oleh Allah SWT,” tutup Mas Ono.
Yayasan Masjid Cut Meutia berharap kegiatan qurban tahun ini tidak hanya menjadi rutinitas tahunan, tetapi juga memperkuat nilai-nilai ukhuwah Islamiyah dan kepedulian terhadap sesama, terutama di tengah tantangan sosial yang masih dihadapi sebagian masyarakat. (bam)
