Dikatakan, inisiatif tersebut juga sejalan dengan target Pemerintah Provinsi DKI Jakarta untuk mencapai Universal Coverage Jaminan Sosial Ketenagakerjaan (UCJ) sebesar 66 persen pada 2025.
Di pihak lain, Kepala Kantor Wilayah BPJS Ketenagakerjaan DKI Jakarta, Deny Yusyulian, menyambut baik kolaborasi ini sebagai terobosan untuk menjangkau pekerja sektor informal yang membutuhkan perlindungan.
“Kami mengapresiasi komitmen Perumda Pasar Jaya. Melalui kerja sama ini, kami berharap bisa menjangkau lebih banyak pekerja di sektor informal yang menjadi bagian penting dari roda ekonomi Jakarta,” ujar Deny. (msb/dani)
