Selain pengerukan itu, Anwar menjelaskan, pembuatan sumur resapan dilakukan dengan kedalaman tergantung kontur tanah. Disebutkannya, ada yang 25 meter, dan penentu kedalamannya sampai pada menyentuh pasir dan karang.
“Kita lakukan upaya-upaya untuk cegah banjir di Jaksel, ini semua sudah saya lakukan di Jakarta Timur seperti di Kali Sunter hulu, Cipinang, hampir tidak ada banjir lagi termasuk Cipinang Melayu sampai Pulogadung. Upaya kami lakukan terus, bulan depan kita akan launcing gerakan menampung air di Jaksel di 65 kelurahan, 10 kecamatan. InsyaAllah akan hadir gubernur DKI,” ujar wali kota Jaksel.
Lebih lanjut, kata Anwar, pencarian spot-spot (Sumur resapan) sebagai prioritas untuk mencegah genangan dan banjir dilakukan.
Wilayah Jakarta Selatan sendiri bakal dibuat ribuan sumur resapan. Misalkan, dalam setengah jam satu sumur resapan bisa menyerap 10 ribu liter air.
“Semaksimal mungkin kami lakukan terus, mungkin tahun ini saya jatahkan satu kecamatan 200 sumur resapan, 10 kecamatan berarti 2.000 sumur,” ungkap Anwar.
