Ryan sendiri mengaku, di atas kertas, dengan kendaraan baru GR Yaris Rally2 itu, seharusnya ia dan Adi bisa terus menang. Tapi, kenyataannya tak mudah sepanjang total 4 SS (special stages) itu. Pada reli Sabtu, Ryan bahkan tertinggal dari pereli senior Tebe Adhi.
“Sabtu itu kami semua di tim menjadi shock karena kemenangan Tebe Adhi. Untungnya ada engineer lokal dan juga internasional (asal Latvia), Janis Urchs yang sangat mengenal betul pacuan baru kami GR Yaris Rally2 ini, sehingga banyak masukan dari Janis yang kami dapatkan,” cerita Ryan kepada media, Selasa 3 Juni 2025.
Ayah Ryan, Roy Nirwan pun hadir di lintasan dan sempat berbisik kepada Ryan agar ia mengingat kejadian empat tahun lalu saat ganti mobil baru, ia tak butuh adaptasi lama karena langsung juara. “Itu harus kamu ulang lagi di Semarang,” tutur sang ayah, seperti cerita Ryan.
Dan, bisikan sang ayah itu ternyata manjur. Padahal lintasan POJ Semarang ini benar-benar baru bagi semua pereli karena pertama kali dipakai. Dan, di Minggu itu Ryan pun meledak mencatat waktu terbaik hingga menguasai total 4 SS itu, Ryan Nirwan juara overall seri 3 Kejurnas Sprint Rally Semarang.
