“Jangan ada salah keputusan dan salah hitung. Kalau gegabah dan salah, akan menimbulkan kematian dan kehancuran yang. dahsyat di banyak bangsa dan negara,” ucapnya.
SBY juga menyoroti banyak peperangan sepanjang sejarah lahir dari ego dan ambisi para pemegang kekuasaan. Padahal, kata dia, secara kodrati umat manusia lebih mencintai kedamaian daripada peperangan.
“Padahal, sejatinya manusia sedunia lebih mencintai kedamaian dan perdamaian,” ungkapnya.
Meski demikian, SBY optimis bahwa perang besar, bahkan potensi Perang Dunia ke-3, masih bisa dan harus dicegah.
“Waktu dan jalan masih ada,” katanya.
Konflik antara Iran dan Israel sendiri pecah sejak 13 Juni lalu, setelah Israel melancarkan serangan besar-besaran terhadap Iran dengan dalih melumpuhkan program nuklir dan rudal balistik negara tersebut.
Tak tinggal diam, Iran langsung membalas dengan meluncurkan ratusan roket dan rudal ke wilayah Israel. (far)
