“(Nendang) spontanitas tidak keras. Nendangnya bener, tapi pelan dua kali,” ungkapnya.
Namun setelah kejadian pihak sekolah langsung menggelar mediasi antara murid dan guru tersebut. Meski awalnya keluarga korban sempat tak terima namun akhirnya kedua belah pihak sepakat berdamai.
“Terjadi mediasi antara kedua belah pihak dan memutuskan sepakat damai,” tegasnya.
Sementara itu, rekan sebangku korban juga mengaku sempat ditendang oleh guru tersebut. Ia kemudian pindah ke bangku lain setelah ditendang oleh oknum guru tersebut.(Vinolla)

