Antusiasme publik terhadap IBL musim ini juga mencapai titik tertinggi. Sejak babak playoff dimulai, tiket selalu habis dalam hitungan jam. Arena pertandingan dipenuhi lautan penonton, sementara interaksi digital tumbuh pesat.
“Basket Indonesia sedang naik daun. Tiket sold out, penonton membludak, dan engagement digital kami naik signifikan. Ini semua menunjukkan betapa olahraga ini semakin dicintai,” jelas Junas.
Final tahun ini bukan hanya pertarungan dua tim, tetapi juga selebrasi atas pertumbuhan liga, kekuatan komunitas, dan kepercayaan bahwa IBL bisa menjadi liga terbaik di kawasan.
“Siapapun pemenangnya nanti, kita semua akan menjadi saksi sejarah. Final ini adalah hadiah terbaik untuk fans, pemain, dan semua pihak yang percaya pada potensi besar bola basket Indonesia. Ini bukan akhir, tapi awal dari sesuatu yang jauh lebih besar,” tutur Junas.
DPP Perbasi pun memberikan apresiasi pada sukses IBL. “Basket sekarang bertranformasi menuju industri. Apresiasi kepada IBL yang semakin baik dalam penyelenggaraan,” kata Fritz Edward Siregar, Ketua Badan Legal , Etik dan Disiplin DPP Perbasi.
