2. Hitung-hitungan dulu, yuk Bu, biar nggak boncos!
Paylater memang memudahkan, tetapi tetap harus ada batasan, loh, Bu. Biar cash flow tetap aman, idealnya total cicilan nggak lebih dari 30% dari penghasilan bulanan. Soalnya, hal-hal seru kelihatannya kecil hari ini bisa jadi beban kalau nggak dikontrol.
3. Checklist wajib: Pastikan layanan Paylater yang resmi
Sebelum klik “ajukan”, pastikan dulu layanannya terdaftar di OJK ya, Bu. Soalnya, pinjaman ilegal itu sering banget tidak transparan, bunganya selangit, dan rawan menyalahgunakan data pribadi, bahkan bisa sampai ada ancaman saat penagihan. Duh, serem banget, kan? Tapi tenang, kalau pakai Paylater resmi dan diawasi OJK, tidak bakal kejadian. Biar swmakin yakin, Ibu bisa
langsung cek legalitasnya di laman OJK sebelum pakai ya!
4. Bicarakan keuangan dengan pasangan atau orang terdekat, tak ada salahnya kok!
Peran Ibu memang berat, tetapi bukan berarti Ibu harus menghadapinya sendirian. Ajak pasangan atau orang yang Ibu percaya untuk diskusi, biar dapat perspektif tambahan dan dukungan emosional, apalagi kalau lagi tertekan atau harus menghadapi pengeluaran tak terduga.

