Tito juga mengungkapkan enam perwakilan tokoh dari setiap provinsi di Papua akan turut mendampingi Gibran selama bertugas.
“Jadi mereka ini bukan birokrat dan bukan dari partai politik. Mereka ini tokoh agama dan tokoh masyarakat,” katanya.
Penugasan khusus kepada Gibran ini sebelumnya diungkapkan oleh Menteri Koordinator Bidang Hukum, HAM, Imigrasi dan Pemasyarakatan, Yusril Ihza Mahendra.
Melalui kanal YouTube Komnas HAM, Yusril menjelaskan bahwa tugas Gibran di Papua meliputi percepatan pembangunan fisik serta penanganan masalah HAM di sana.
“Konsen pemerintah dalam menangani papua beberapa hari terakhir ini sedang mendiskusikan untuk memberikan penugasan khusus presiden kepada wakil presiden untuk percepatan pembangunan Papua,” katanya. (far)
