IPOL.ID – Kelompok Houthi menenggelamkan kapal kargo Eternity C di Laut Merah pada Rabu (9/7) lalu. Sementara belasan awak dilaporkan hilang. Kedutaan Besar Amerika Serikat (AS) di Yaman menuding menyatakan pemberontah Houthi menculik kru kapal berbendera Liberia tersebut.
“Setelah membunuh rekan-rekan mereka, menenggelamkan kapal, dan menghalangi upaya penyelamatan, teroris Houthi menculik anggota kru yang selamat dari Eternity C,” tulis Kedubes AS melalui pernyataan resmi di platform X, dilansir Anadolu, Kamis (10/7).
Mereka mendesak pembebasan segera dan tanpa syarat para awak kapal tersebut.
Sebelumnya, juru bicara militer Houthi, Yahya Saree, menyampaikan kelompoknya menargetkan kapal Eternity C yang sedang menuju Pelabuhan Eilat di Israel selatan, menggunakan kapal drone serta enam rudal jelajah dan balistik.
Ia mengklaim kapal tersebut “tenggelam sepenuhnya” dan menyebut serangan telah didokumentasikan dengan bukti audio dan video.
Saree juga menyatakan beberapa kru telah diselamatkan, diberi perawatan medis, dan dipindahkan ke lokasi yang aman, namun tak merinci jumlah korban atau kondisi mereka.
