Bagi KAI, promo ini bukan hanya tentang tarif murah. Lebih dari itu, ini tentang membuka akses. Tentang membuat perjalanan menjadi sesuatu yang bisa dinikmati siapa saja dengan tenang, dengan senang, dengan harapan.
Karena naik kereta api bukan cuma soal berpindah tempat. Tapi tentang melihat dunia dari balik jendela kereta, tentang berhenti sejenak di stasiun kecil yang tak pernah terdengar namanya, tentang bertemu penjual jenang di Solo atau warung nasi tempong di Banyuwangi, tentang menawar oleh-oleh di pasar tradisional, lalu menyesap es dawet di bawah pohon rindang tak jauh dari stasiun.
Perjalanan seperti itu mungkin tampak biasa, tapi bagi banyak orang di luar sana, setiap penumpang yang datang adalah harapan. Bagi pedagang kaki lima, pengelola homestay, pelaku UMKM lokal kehadiran kita berarti napas tambahan untuk bertahan dan berkembang.
“Naik kereta adalah cara sederhana untuk liburan, tapi berdampak besar bagi banyak orang. Bagi kami, itu sudah lebih dari cukup,” tutup Anne.
Masih ada waktu lima hari lagi, promo berlaku hingga 31 Juli. Tidak perlu tunggu musim liburan berikutnya. Mungkin sekarang saatnya, karena liburan yang paling berkesan bukan yang paling mahal, melainkan yang paling terasa. (ahmad)
