Perasaan haru ini muncul di hati Krisna Bayu yang kini sedang berjuang keras mensukseskan Kejuaraan Dunia Sambo Remaja dan Junior 2025 yang menelan biaya cukup besar. Makanya, satu-satunya Olympian yang memimpin induk organisasi olahraga ini berharap Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) dan sponsor memberikan dukungan sehingga pemusatan latihan nasional (pelatnas) bisa dilakukan. Begitu juga dengan persiapan untuk kesuksesan pelaksanaan kejuaraan dunia tersebut.
“Dari Kejurnas ini telah dihasilkan 37 atlet remaja dan junior terbaik. Nama-nama mereka akan segera diumumkan. Dan, mereka harus segera masuk pelatnas di Karawang. Makanya, saya berharap Kemenpora segera mengucurkan dana buat pelatnas dan biaya persiapan dan pelaksanaan event dunia yang pertama kali di Tanah Air,” imbuh Krisna Bayu.
Menurut Bayu, ajang Youth and Junior World Sambo Championships 2025 ini menjadi kesempatan emas bagi atlet muda Indonesia bersaing di level global. “Dengan motto ‘From Zero to Hero’, kami membuktikan bahwa Sambo Indonesia bangkit, karena melalui ajang ini menjadi experience para atlet muda untuk mengenal lawan-lawan dunia, sehingga ini menjadi waktu yang tepat bagi para atlet Indonesia untuk tampil di kejuaraan dunia seperti ini,” ucapnya.

