Dia menyampaikan saat itu, petugas yang telah menggunakan alat pelindung pernapasan (self contained breathing apparatus/SCBA) tak berhasil menembus untuk menyelamatkan korban. Hal itu dikarenakan api telah membesar. Selain itu, kata dia, sumber air jauh dan akses jalan yang sempit menjadi kendala selama pemadaman kebakaran.
Kebakaran dilaporkan pada pukul 06.21 WIB. Sebanyak 20 unit atau 76 personel Sudin Gulkarmat Jakarta Selatan dikerahkan untuk memadamkan api. Penyebab kebakaran itu diduga korsleting listrik. Musibah tersebut mengakibatkan kerugian sekitar Rp 674 juta.
Akibat kebakaran itu, empat orang anak meninggal dunia. Empat korban jiwa itu adalah perempuan inisial PL (13), perempuan K (3), laki-laki A (7), dan perempuan A (4). (Yudha Krastawan)
