IPOL.ID – Aktivitas pengurukan lahan di Kelurahan Sukapura, Kecamatan Cilincing, Jakarta Utara, menuai protes dari warga. Pengurukan yang dilakukan di sebuah lahan di wilayah tersebut disebut menimbulkan sejumlah dampak lingkungan, mulai dari genangan air hingga tanah yang meluber ke jalan saat musim hujan.
Lurah Sukapura, Mursani, mengakui pihaknya telah menerima sejumlah laporan dan keluhan dari warga terkait dampak pengurukan lahan tersebut. Keluhan datang dari berbagai pihak, termasuk LMK RW 02 dan warga sekitar yang terdampak langsung.
“Ada keluhan dari LMK RW 02 terkait pengurukan lahan yang berdampak ke lingkungan sekitar, sehingga terjadi genangan dan air meluber ke jalan. Memang secara kondisi, jalur di lokasi itu relatif lebih rendah,” ujar Mursani, Selasa (9/6/2026).
Menurut dia, pembangunan yang dilakukan di atas lahan yang sebelumnya berfungsi sebagai area resapan atau ‘kantong air’ berpotensi memengaruhi kondisi lingkungan sekitar jika tidak dibarengi dengan sistem drainase yang memadai.
