“Namanya pembangunan, yang semula itu menjadi kantong air kemudian diuruk untuk dijadikan bangunan. Tentu ada dampaknya. Apalagi jika pembangunan terus berjalan tanpa pengelolaan saluran air yang baik,” ujarnya.
Mursani menjelaskan, berdasarkan informasi yang diterimanya dari lurah sebelumnya, pengembang disebut akan membangun sistem drainase guna mengurangi dampak banjir dan mengalirkan air menuju sodetan yang sudah tersedia di kawasan tersebut.
“Informasinya akan dibuatkan drainase supaya paling tidak mengurangi dampak banjir dan air bisa tersalurkan ke sodetan. Tinggal nanti pengawasannya bagaimana,” katanya.
Meski demikian, ia mengaku belum melakukan pengecekan menyeluruh terhadap lokasi karena baru menjabat sebagai Lurah Sukapura. Namun demikian, pihaknya akan segera menindaklanjuti berbagai laporan yang masuk.
“Kita akan coba cek lagi dan dibicarakan. Karena ada keluhan masyarakat, kami akan memediasi. Paling tidak informasi dan keluhan warga ini akan kami sampaikan agar dampak yang dikhawatirkan tidak terjadi,” tegasnya.
