Kejagung sebelumnya telah menetapkan sembilan tersangka baru dalam kasus dugaan korupsi tata kelola minyak mentah dan produk kilang pada PT Pertamina (Persero), Sub Holding dan Kontraktor Kontrak Kerjasama (KKKS) tahun 2018-2023.
Sembilan tersangka baru itu adalah M Riza Chalid selaku Beneficial Owner PT Orbit Terminal Merak, AN selaku VP Supply dan Distribusi PT Pertamina 2011-2015 dan HB selaku Direktur Pemasaran dan Niaga PT Pertamina pada 2014.
Kemudian, TN selaku VP Integrated Supply Charge 2017-2018, DS selaku VP Crude and Product PT Pertamina 2018-2020 dan AS selaku Direktur Gas Petrochemical PT Pertamina Internasional Shiping.
Lalu, HW selaku mantan SVP Supllly Change 2019-2020, MH selaku Bisnis Development Manager PT Travigula tahun 2019-2021 dan IP selaku Bisnis Development Manager Mahameru Kencana Abadi.
Dari sembilan tersangka itu, Kejagung sudah menahan delapan orang. Satu tersangka yang belum ditahan adalah Riza Chalid karena keberadaannya di Singapura. (Yudha Krastawan)
