Salah satu fokus utama adalah belajar langsung dari Australia yang tengah mempersiapkan diri sebagai tuan rumah Olimpiade 2032.
“Ini momentum yang kami persiapkan dari sekarang. Para stakeholder ekosistem olahraga Indonesia akan belajar langsung bagaimana Australia menyiapkan diri menjadi tuan rumah Olimpiade,” ujarnya.
Menurut Dito, Australia merupakan negara dengan sistem manajemen olahraga yang sudah mapan, dan keikutsertaan Indonesia dalam program ini diharapkan bisa membuka wawasan baru serta membangun jaringan internasional.
Ia juga menegaskan pentingnya peningkatan kualitas SDM olahraga sebagai pondasi kemajuan olahraga nasional.
“Harapannya, para peserta dapat memperkaya ilmu, menambah jejaring, dan menerapkannya di Tanah Air demi memperkuat ekosistem olahraga nasional,” kata Menpora.
Sementara itu, Duta Besar Australia untuk Indonesia, Rod Brazier, menyambut baik kolaborasi antara negaranya dengan Kemenpora dalam program ini.
Ia menilai inisiatif ini sebagai bentuk nyata kerja sama strategis kedua negara di sektor olahraga.

