“Dari hasil pengecekan darah diketahui hemoglobin saya cuma 6 dan bisa sangat berbahaya untuk kesehatan, sehingga hari itu juga saya mendapatkan transfusi sebanyak dua kantong. Dengan kondisi tersebut, saya diminta untuk menjalani pemeriksaan kembali untuk mengetahui penyebab pastinya. Singkat cerita setelah menjalani rangkaian tes, ternyata saya didiagnosa menderita miom dan kista, yang memerlukan tindakan pengangkatan sebagai upaya penyembuhan,” lanjutnya.
“Dalam kondisi yang masih syok, saya tetap harus kuat menghadapi kenyataan tersebut, siap tidak siap saya akhirnya menyetujui saran dokter demi kesembuhan. Beruntungnya dari pertama kali masuk rumah sakit saya sudah terdaftar sebagai pasien BPJS Kesehatan, jadi tidak perlu memikirkan biaya lagi alias ditanggung penuh. Proses operasi berjalan lancar dan saya menjalani perawatan inap hampir seminggu sebagai langkah observasi hingga diizinkan pulang dengan membawa obat-obatan sesuai resep dokter,” tambah Emy.
Bermodalkan kepesertaan JKN aktif, Emy menyebut tidak perlu mengeluarkan uang satu rupiahpun saat selesai menjalani perawatan di rumah sakit, hal itu memberikan kesan positif yang membekas dalam hidupnya, terlebih lagi dari sisi layanan sangat memuaskan. Mulai dari kamar inap yang bersih, perlakuan dokter dan perawat yang sangat ramah terhadapnya, serta proses administrasi yang sangat praktis tanpa embel-embel tambahan.
