Dalam sambutannya, Menpora menyampaikan bahwa keterlibatan aktif suporter dalam menjaga suasana pertandingan yang damai dan mendidik merupakan bagian integral dari kemajuan industri olahraga nasional.
“Semoga dengan program ini, suporter Indonesia dapat bangkit dan berkembang, sehingga apabila program ini sukses, dapat menjadi contoh untuk cabang olahraga lainnya,” ujarnya.
Direktur Utama I.League, Ferry Paulus, menegaskan komitmen penuh I.League dalam mendukung agenda edukatif ini mengingat sesaat lagi kompetisi musim 2025/26 akan segera dimulai.
“Kami percaya bahwa perubahan budaya suporter harus dibangun melalui pendekatan yang konsisten, inklusif, dan berkelanjutan.’’
Kolaborasi startegis antara Kemenpora dan I League ini diharapkan menjadi tonggak penting dalam membentuk generasi suporter sepak bola Indonesia yang beretika, cerdas, dan bangga akan keberagaman.
Kegiatan ini akan dilaksanakan di 10 titik di Indonesia. Ini akan menjadi langkah awal dalam menciptakan atmosfer sepak bola nasional yang tertib, aman, dan menjunjung tinggi nilai-nilai sportivitas.

