Tim psikologi forensik dan laboratorium forensik juga tengah bekerja keras menganalisa organ dalam dan kondisi korban untuk memastikan penyebab pasti kematian ADP.
“Dan hingga saat ini masih berjalan. Jadi penyelidik dari Direktorat Reserse Umum Polda Metro Jaya, dalam hal ini Subdit Resmob Polda Metro Jaya sedang menunggu hasil dari Laboratorium forensik dan tim dari psikologi forensik,” terangnya.
Reonald menjelaskan bahwa hasil dari laboratorium forensik masih membutuhkan waktu.
“Kurang lebih enam hari lagi. Masih enam hari lagi karena memang pemeriksaan labfor memang membutuhkan waktu minimal dua minggu,” katanya.
Pihaknya terus mengumpulkan semua keterangan dan data dengan pendekatan scientific crime investigation (SCI).
“Jadi ini mengumpulkan semua keterangan, data. Nanti ahli yang akan bicara dari hasil pemeriksaan organ tubuh dalamnya. Kemudian apa yang didapatkan dari saat otopsinya, dan pada saat pendapaman secara Psikologi forensik. Hasilnya pasti akan kita sampaikan secara transparan dan langsung nanti,” ujarnya. (far)
