Kasi Intelijen Kejari Simalungun, Edison Sumitro Situmorang, mengungkapkan kesedihan mendalam atas kepergian Reynanda. Ia mengenang Reynanda sebagai jaksa muda yang berdedikasi, baik, dan loyal dalam menjalankan tugasnya.
“Reynanda adalah calon jaksa angkatan 2025 yang penuh semangat. Ia selalu siap menjalankan tugas, bahkan hingga akhir hayatnya” ungkap Edison, pada Kamis (3/7/2025).
Kasus ini menjadi sorotan karena menunjukkan betapa besarnya dampak korupsi terhadap masyarakat. Penggelapan dana desa yang dilakukan oleh Kardianto telah merugikan masyarakat Desa Banjar Hulu dan menyebabkan kerugian negara. Tragedi yang menimpa Reynanda Primta Ginting menjadi pengingat bahwa penegakan hukum dan pemberantasan korupsi tetap harus terus dilakukan, meskipun dengan risiko yang besar.(Vinolla)

