Sebagai informasi, kejuaraan ini adalah perhelatan ketiga setelah di Sochi, Russia, pada 2021 dan Baku, Azerbaijan tahun 2023. Prestasi terbaik Indonesia pada kejuaraan ini dicatat IM Medina Warda Aulia tahun 2023. Saat itu Ia lolos hingga Babak 4 (16 besar). Langkahnya terhenti di babak itu setelah kalah 2,5 – 1,5 dari IM Nurgyul Salimova, yang akan jadi lawan Shafira di babak pertama. Semoga Shafira bisa membalas kekalahan Medina.
Kompetisi kejuaraan ini memang sangat ketat karena menggunakan sistem gugur (knock-out) sejak babak pertama. Dengan format ini masing-masing pemain bahkan dimungkinkan untuk bertanding 7 kali dalam satu babak hingga salah satunya tereliminasi. Pemain bergantian buah hitam dan putih dalam dua babak Catur Standar 90 menit plus tambahan 30 detik per langkah. Jika kedudukan seri, pertandingan dilanjut dengan Catur Cepat (Rapid) 25 menit dan tambahan 10 detik tiap langkah. Apabila poin masih seimbang, kedua pemain akan bertanding dalam format Catur Kilat (Blitz), 5 menit plus tambahan waktu 3 detik per langkah.
