IPOL.ID-Pelatih Warriors Jakarta Harry Prayogo merasakan manfaat dari pelaksanaan Mandiri Kejurnas Antarklub U16 Putra dan Putri 2025. Menurutnya, ajang yang berlangsung di GOR Unesa dan GOR Pancasila Surabaya tersebut membuat pemainnya alami perkembangan pesat.
Bahkan perkembangan kemampuan para pemain melebihi ekspektasi. Datang dengan mayoritas kekuatan dari pemain lapis kedua karena pemain inti tidak bisa gabung tim dengan berbagai alasan.
“Kejurnas adalah panggung anak-anak untuk merasakan bersaing di high level. Kejurnas ini high level. Kebetulan, Warriors berangkat tidak dengan kekuatan terbaik karena 2 pemain inti kami tidak dapat izin dari sekolah,” ujar Harry Prayogo.
“Kemudian ada 6 pemain inti dari pindahan belum genap setahun. Selanjutnya satu pemain lagi gabung Timnas Putri U16 yaitu Adinda Lubna. Dia kapten di tim ini,” lanjutnya.
Minus pemain inti, Harry tetap fokus dengan Kejurnas. Dia berusaha memaksimalkan potensi pemain yang ada sekalipun mereka pemain lapis kedua. Nyatanya, permainan mereka bagus. Bisa diandalkan di setiap pertandingan. Bahkan progres mereka sangat meningkat.
