“Pencak silat itu kaya akan nilai-nilai kearifan lokal yang sangat dibutuhkan generasi muda hari ini. Dengan memasukkannya dalam sistem pendidikan formal, saya yakin Sumatera Barat akan melahirkan generasi yang unggul secara fisik, mental, dan moral,” tuturnya.
Lebih lanjut, Menpora Dito berharap langkah Sumbar ini dapat menjadi contoh bagi provinsi lain di Indonesia untuk mengintegrasikan pencak silat dalam dunia pendidikan.
Ia menyebut, pembinaan usia dini melalui jalur sekolah akan memperkuat pondasi pembibitan atlet nasional di masa depan.
“Kebijakan ini sangat strategis, karena pencak silat bukan hanya alat prestasi, tapi juga alat pembentukan jati diri bangsa. Saya ucapkan terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada Bapak Gubernur dan seluruh pengurus IPSI Sumbar atas komitmen ini,” pungkas Menpora. (ahmad)
