Bagi Gubernur NTB, FORNAS VIII ini tidak hanya sebatas kompetisi, tetapi juga momentum penting untuk merawat nilai-nilai budaya, menjaga kelestarian lingkungan, serta membangun persatuan.
‘’Malam ini menjadi catatan sejarah untuk kita. Selain baru pertama kalinya FORNAS digelar di wilayah timur Indonesia, ditambah lagi lebih dari delapan belas ribu orang peserta dari 38 provinsi hadir di event ini. Dan kami merasa terhormat menyambut mereka di bumi NTB,” kata Gubernur.
FORNAS adalah tentang pelestarian budaya, kegiatan ramah lingkungan, dan semangat kebersamaan. Dari seni pertunjukan, kuliner khas Sasak, Samawa dan Mbojo, hingga pameran komunitas, semua menjadi bukti bahwa olahraga masyarakat bisa berjalan seiring dengan budaya dan ekologi.
FORNAS VIII dengan tagline “Kalah Menang, Semua Senang” ini ingin menekankan bahwa partisipasi dan kebahagiaan menjadi inti dari olahraga rekreasi masyarakat.
Yang lebih menggembirakan lagi kata Gubernur Lalu Muhammad Iqbal bahwa lebih dari 99 persen elemen yang terlibat di event FORNAS VIII ini disiapkan oleh putra-putri NTB sendiri.

