‘’Mulai dari pembangunan panggung, tari kreasi, desain tematik, hingga produksi lagu tematik FORNAS semuanya melibatkan putra daerah,’’ katanya dengan penuh bangga.
Menurut Gubernur, persiapan yang hanya tiga bulan, tidak hanya belajar dari para ahli, tapi juga berupaya menciptakan dampak ekonomi lokal sebesar-besarnya, sehingga masyarakat NTB merasakan manfaatnya.
Keterlibatakan seluruh masyarakat dalam event bergensi ini harapannya adalah paratamu yang jumlahnya belasan ribu orang itu merasakan kenangan atas penyelenggaraan FORNAS di NTB.
FORNAS 2025 ini memang menjadi bagian dari strategi pemerintah daerah untuk menjadikan NTB sebagai destinasi sport tourism berskala nasional dan internasional. Lebih dari itu, event ini sekaligus sebagai ajang pemanasan, jika nanti NTB bersama Nusa Tenggara Timur (NTT) ditunjuk menjadi tuan rumah Pekan Olah Raga Nasional (PON) 2028. (bam)

