“Diharapkan tokoh agama dapat berperan aktif dalam mempromosikan kerukunan, toleransi, dan saling pengertian antar umat beragama agar guna menghadapi tantangan global dapat diatasi melalui upaya bersama,” tegas Purwito
Disamping itu, Wakil Menteri Agama Romo HR Muhammad Syafi’I juga menyampaikan bahwa saat ini negara menghadapi tantangan kerukunan yang semakin kompleks. “Pentingnya menjaga kerjasama, kolaborasi berdasarkan perbedaan yang dimiliki. Jangan sampai ketika eskalasi peperangan di timteng meningkat justru dimanfaatkan oleh kelompok yang tidak bertanggungjawab,” ujarnya
Lebih lanjut, Kemenko Polkam menegaskan bahwa kegiatan ini nantinya dapat menjadi forum strategis bagi para pemangku kepentingan, khususnya di wilayah Sumatera Utara, untuk memperkuat peran, merumuskan kebijakan bersama, serta merespon isu-isu aktual demi terwujudnya harmoni umat beragama dan keutuhan NKRI.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut adalah Wakil Menteri Agama, Kepala Pusat Kerukunan Umat Beragama, Kementerian Agama, Kanwil Kemenag Provinsi Sumatera Utara, Asisten Pemerintahan dan Kesra provinsi Sumut, Tenaga Ahli Utama, Kantor Komunikasi Keresidenan, Badan Penanggulangan Ekstrimisme dan Terorisme (BPET) MUI, Pengurus FKUB Provinsi/Kabupaten/Kota se-Sumatera Utara, Tokoh agama lintas agama se-Sumatera Utara, Para Pejabat Kementerian Agama Pusat dan Daerah dan Beberapa OPD Provinsi Sumatera Utara. (Yudha Krastawan)
