Fadli optimis ketiga situs sejarah itu bisa menjadi ikon budaya Indonesia setara Borobudur dan Prambanan. “Dulu Borobudur sempat tertanam dan berantakan, tapi bisa direvitalisasi,” katanya.
Wakil Walikota Serang, Nur Agis Aulia, juga menyampaikan apresiasi. Ia menekankan pentingnya sinergi pusat dan daerah. “Kami ingin memfasilitasi budayawan agar potensi mereka berkembang,” ucapnya.
Pertemuan diakhiri komitmen menjaga ekosistem budaya dan mendorong kolaborasi berkelanjutan. “Budaya harus jadi pijakan utama pembangunan,” tutup Fadli. (ahmad)
