Ipol.idIpol.id
Aa
  • Home
  • News
  • Nasional
    • Jabodetabek
    • Jakarta Raya
    • Nusantara
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Kriminal
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Si Ipol
  • Opini
  • More
    • Video
    • Gaya hidup
    • Sosok
    • Tekno/Science
    • Galeri
    • Indeks Berita
Reading: Sekolah Rakyat Terwujud, Ini Kerja Kolaborasi Tim Mewujudkan Gagasan Presiden
Share
Ipol.idIpol.id
Aa
Cari berita disini...
  • Home
  • News
  • Nasional
    • Jabodetabek
    • Jakarta Raya
    • Nusantara
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Kriminal
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Si Ipol
  • Opini
  • More
    • Video
    • Gaya hidup
    • Sosok
    • Tekno/Science
    • Galeri
    • Indeks Berita
Follow US
  • Redaksi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan IPOL.ID
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
Ipol.id > Nasional > Sekolah Rakyat Terwujud, Ini Kerja Kolaborasi Tim Mewujudkan Gagasan Presiden
Nasional

Sekolah Rakyat Terwujud, Ini Kerja Kolaborasi Tim Mewujudkan Gagasan Presiden

Iqbal
Iqbal Published 10 Jul 2025, 19:45
Share
5 Min Read
Menteri Sosial Saifullah Yusuf (Gus Ipul) dalam konferensi pers di Ruang Rapat Menteri, Kantor Kemensos Jakarta,
Menteri Sosial Saifullah Yusuf (Gus Ipul) berbicara tentang sekolah rakyat. Foto: Kemensos
SHARE
IPOL.ID – Menteri Sosial (Mensos) Saifullah Yusuf memberikan pembekalan kepada para Kepala Sekolah, Guru, dan Tenaga Kependidikan Sekolah Rakyat sebagai bagian dari persiapan pendampingan sebelum peluncuran resmi program Sekolah Rakyat melalui zoom meeting.
“Ini pertama kali buat kita semua. Kepala sekolahnya pertama, gurunya juga pertama, menterinya pun pertama. Jadi, enggak ada yang paling hebat, enggak ada yang paling pintar. Kita semua sedang belajar, bareng-bareng. Kita di sini saling memahami, menerjemahkan gagasan Presiden Prabowo soal Sekolah Rakyat. Mari kita gandeng tangan. Enggak ada yang di atas, enggak ada yang di bawah. Kita semua satu tim,” ucap Mensos yang akrab disapa Gus Ipul itu, mengutip Kamis (10/7/2025).
Gus Ipul menjelaskan Kementerian Sosial memang ditunjuk sebagai penanggung jawab operasional Sekolah Rakyat. Namun penyelenggaraan ini merupakan kerja bersama lintas kementerian dan lembaga sebagaimana diatur dalam Inpres Nomor 8 Tahun 2025 tentang pengentasan kemiskinan.
“Banyak pihak terlibat sebagai pengarah dan pembina dari berbagai kementerian hingga BUMN, BKN, dan pemerintah daerah. Untuk mendukung pelaksanaan, telah dibentuk berbagai Satgas yang masing-masing dipimpin oleh kementerian teknis terkait. Karena itu, penting untuk dipahami bersama bahwa Kementerian Sosial tidak berjalan sendiri, ini adalah kerja tim nasional untuk mewujudkan gagasan Presiden Prabowo tentang Sekolah Rakyat,” tandasnya.
Gus Ipul menyampaikan bahwa negara hadir untuk memuliakan orang miskin melalui kebijakan afirmatif seperti Sekolah Rakyat, yang dirancang sebagai solusi spesifik untuk masalah spesifik, terutama dalam membuka akses pendidikan dan memutus rantai kemiskinan.
Ia melanjutkan Sekolah Rakyat akan mulai beroperasi di 100 titik pertama, terdiri atas 63 titik pada 14 Juli dan 37 titik di akhir bulan. Sebanyak 9.755 siswa telah terdaftar dalam tahap ini, dan jumlah itu akan bertambah pada tahap kedua yang ditargetkan menjangkau total 20.000 siswa.
“Rekrutmen guru dan siswa sudah selesai, Alhamdulillah. Besok, saat mulai belajar, akan ada pemeriksaan kesehatan. Ini dicek rutin tiap tahun,” ucap Gus Ipul.
Ia juga menekankan bahwa Sekolah Rakyat tidak menerapkan seleksi akademik. Sebagai gantinya, akan dilakukan pemetaan DNA talenta dan tes psikologi untuk mengenali potensi siswa. Teknologi yang digunakan dalam proses ini membantu guru memahami kekuatan dan arah profesi masa depan siswa.
“Tolong dicatat, tiga hal ini harus kita cegah yaitu bullying, kekerasan seksual, dan intoleransi. Ini wajib diawasi bersama. Siswa juga akan mendapat 6 set seragam, makan 3 kali sehari, dan perlengkapan belajar lengkap,” tambahnya.
Gus Ipul mengingatkan para calon guru Sekolah Rakyat untuk bersyukur dan siap menjalankan amanah besar. Ia menekankan bahwa guru bukan sekedar profesi, tapi bagian penting dari gagasan Presiden. Guru, menurutnya, harus hadir sepenuh hati, menjadikan kelas sebagai ruang pemulihan, dan mengenali murid sesuai potensi masing-masing. Dalam kesempatan ini Gus Ipul menyampaikan pesan khusus untuk para guru yang terlibat dalam Sekolah Rakyat.
“Di Sekolah Rakyat, setiap anak adalah buku yang belum selesai ditulis. Tugas kita adalah menemani mereka menemukan kalimat terbaik dalam hidupnya. Guru yang baik tidak hanya menyalakan lilin di ruang kelas, tapi juga menyalakan api semangat dalam jiwa anak-anak didik kita. Jika pendidikan adalah cahaya, maka Sekolah Rakyat adalah obor kecil yang kita bawa ke tempat-tempat tergelap di negeri ini. Agar setiap anak tahu bahwa mereka tidak dilupakan,” terang Gus Ipul.
Apa yang dirasakan Gus Ipul juga dirasakan langsung oleh para guru. Salah satunya adalah Mawardi, guru dari Sekolah Rakyat Sentra di Kabupaten Bogor. “Secara pribadi saya sangat optimis, Bapak,” ujar Mawardi.
“Roadmap yang disampaikan sangat jelas, ditambah dukungan dari berbagai kementerian, baik dari segi kurikulum, sarana, hingga kesiapan prasarana. Kemarin saya juga menyaksikan langsung simulasi Sekolah Rakyat di Jakarta dan Bekasi. Fasilitasnya sangat memadai, ada laptop, media pembelajaran, dan semangat baru dalam pendidikan.” Mawardi juga menyoroti bahwa Sekolah Rakyat menjangkau anak-anak dari kalangan masyarakat yang selama ini kurang tersentuh layanan pendidikan formal.
“Kami sebagai lulusan PPG Prajabatan siap turun langsung, membangun pendidikan dari bawah. Di daerah tempat saya mengajar, angka pendidikan masih rendah karena keterbatasan ekonomi dan fasilitas. Sekarang pemerintah hadir, membawa harapan baru,” lanjut Mawardi.
Gus Ipul menyampaikan apresiasi mendalam kepada Mawardi dan peserta pembekalan lain. “Terima kasih, luar biasa. Penjelasanmu sangat baik, runtun, dan saya percaya kamu bisa menjadi guru yang baik. Sampai ketemu lagi di kesempatan lain. Semoga Allah meridhai setiap upaya kita dalam menerjemahkan gagasan Presiden tentang Sekolah Rakyat,” harap Gus Ipul. (ahmad)

GN

Follow Akun Google News Ipol.id

Jangan sampai kamu ketinggalan update berita menarik dari kami
TAGGED: Gus Ipul, kemensos, Sekolah Rakyat
Share this Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp LinkedIn Telegram Copy Link
Previous Article Gedung Mahkamah Konstitusi Horee, Anggaran Lembaga Peradilan di Tanah Air Bakal Alami Kenaikan
Next Article anggr 1 DPR Setujui Pagu Indikatif Kementerian PU Rp70,86 Triliun, Menteri Dody: Fokus Dukung Swasembada Pangan

TERPOPULER

TERPOPULER
Adhyaksa FC
Olahraga

Bungkam Persipura, Adhyaksa FC Promosi ke Super League

Gaya hidup
Maskawin Rp852.026 di Pernikahan Putra Soimah Jadi Sorotan, Ternyata Punya Makna KhususMaskawin Rp852.026 di Pernikahan Putra Soimah Jadi Sorotan, Ternyata Punya Makna Khusus
08 May 2026, 16:00
Telkom
TelkomGroup Resmikan Kabel Laut Pukpuk: Jembatan Digital Pertama yang Menghubungkan Indonesia – Papua Nugini
08 May 2026, 22:12
Hukum
Periksa Pejabat Bea Cukai dan Swasta, KPK Gali Terus Korupsi di Ditjen Bea Cukai
08 May 2026, 17:22
Kriminal
Pencurian Kabel Persinyalan Ganggu Perjalanan KRL Rangkasbitung
08 May 2026, 16:53
Ipol.idIpol.id
Follow US

IPOL.ID telah diverifikasi oleh Dewan Pers
Sertifikat Nomor 1084/DP-Verifikasi/K/IV/2023
https://dewanpers.or.id/data/perusahaanpers

Copyright © IPOL.ID. All Rights Reserved.

  • Redaksi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan IPOL.ID
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
Logo Ipol.id Logo Ipol.id
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?