“Atau mungkin swasta bisa kita undang untuk berkoordinasi untuk ditaruh atau dipasang SPKLU di lokasi (Perkantoran),” kata Munjirin.
Lebih lanjut, Munjirin katakan, pihaknya akan terus mendukung apa yang akan dilakukan PLN DKI untuk membuat Jakarta bebas polusi. Terlebih hal ini juga menjadi program pemerintah pusat dan semakin banyaknya masyarakat beralih menggunakan kendaraan listrik.
“Prinsipnya kami siap support apa yang jadi kebijakan PLN, apalagi mobil listrik kan bisa mengurangi polusi udara di DKI Jakarta,” tukasnya.
Sementara, General Manager (GM) PLN Unit Induk Distribusi Jakarta Raya, Mochamad Andy Adhaminurdin mengatakan, disiapkannya SPKLU di beberapa titik ini untuk memudahkan masyarakat.
“Ini bentuk komitmen PLN dalam memenuhi instruksi presiden terkait energi bersih. Harapannya masyarakat pengguna mobil listrik tak kesulitan melakukan pengisian strumnya disini,” ujar Andi.
Selanjutnya, Andy menyebutkan, saat ini di Wilayah Jakarta Timur baru ada 43 titik unit SPKLU yang tersebar di 18 lokasi. Di antaranya, PLN Ciracas, LRT Ciracas, Kantor Kelurahan Cibubur, Masjid Al Ikhlas Cijantung, Meneer’s Koffie, Menzikon, Posko Yantek Ciracas.

