IPOL.ID – Besarnya volume sampah yang disumbangkan Pulau Seribu pada tempat pembuangan Sampah Bantargebang, Bekasi, Jawa Barat yakni 60 ton setiap harinya menjadi perhatian serius legislator dari Partai Demokat, Neneng Hasanah.
Minimnya kapal pengangkut dan ketersediaan ABK yang jauh dari ideal, hanya 7 orang mengakibatkan lambatnya proses pengangkutan sampah dari pulau ke darat.
Walhasil, keterlambatan itu pun mengakibatkan kapal pengangkut sampah yang terparkir di Darmaga utama Pulau Pramuka menimbulkan bau tidak sedap bagi masyarakat dan wisatawan yang berkunjung ke Pulau.
Hal itu tergambar, saat politisi yang rajin memerhatikan masyarakat Pulau itu berkunjung menyapa masyarakat pulau akhir pekan lalu.
“Dengan kondisi 3 kapal pengangkut sampah yang rusak. Pemerintah kabupaten hanya bisa mengaktifkan 2 kapal pengangkut dan kondisi ABK yang hanya 7 orang. Hal itu berdampak pada keterlambatan dalam proses pengangkutan sampah warga ke darat,” ujar anggota Komisi D DPRD DKI, Neneng Hasanah, Senin (21/7/2025).
