“Teknologi radiasi tidak hanya mendukung sektor energi, tetapi juga memiliki kontribusi nyata dalam peningkatan kualitas hidup masyarakat, seperti dalam bidang pangan, kesehatan, dan keamanan nasional,” jelasnya.
Ia juga menyoroti kunjungan teknis ke fasilitas nuklir di Serpong yang membuka wawasan luas tentang potensi pengembangan aplikasi non-energi, seperti doping silikon, kedokteran nuklir, dan produksi radiofarmasi. Fasilitas-fasilitas ini dinilai strategis dalam mendukung pembangunan nasional dan memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.
Kolaborasi strategis ini diharapkan dapat memperkuat ekosistem riset dan inovasi teknologi nuklir di Indonesia. Selain itu, kerja sama ini menjadi langkah nyata dalam mendorong pemanfaatan teknologi nuklir yang berkelanjutan demi kemajuan bangsa. (ahmad)
