Meskipun ada persaingan ketat dengan sekolah lain, seperti banyaknya pesantren di sekitar sekolah, Didin memastikan pihaknya terus berusaha semaksimal mungkin untuk menarik lebih banyak peminat.
“Kami sudah melakukan berbagai upaya. Seperti melakukan sosialisasi ke TK dan mendatangi wali murid satu per satu. Kami juga mengadakan event untuk memperkenalkan sekolah kepada masyarakat,” tambahnya.
Selain itu, Didin juga menceritakan upaya mereka untuk mengenalkan sekolah lebih dekat kepada masyarakat sekitar. Salah satunya melalui acara mewarnai celengan yang melibatkan seluruh TK di lingkungan setempat, seperti TK Ngadisuko 3 dan TK Giri Arum.
“Tujuan kami mengadakan acara ini adalah untuk mengenalkan program-program sekolah dan menarik perhatian calon siswa dari orang tua mereka,” ungkapnya.
Dalam beberapa tahun terakhir, meskipun jumlah siswa cenderung fluktuatif, SDN 1 Kendalrejo masih mendapatkan angka yang cukup stabil. Meski demikian, jumlahnya memang minim. Bahkan di empat tingkatan, jumlah siswanya tak lebih dari 10 orang per angkatan.
