Dengan kekalahan yang di derita Tegar Abdi Satrio Wibowo dari Alexander Chang, hal ini merupakan kegagalan yang kedua kali bagi petenis asal Kediri Jawa Timur, setelah kemaren dirinya juga harus takluk ditangan Stefan Manichella dari Amerika Serikat.
Menanggapi hasil buruk atas kekalahan kedua hari ini Tegar Abdi Satrio Wibowo mengungkapkan bahwa,”Permainan lawan yang jauh lebih bagus mulai saat menyerang maupun bertahan. Selain itu konsistensi serangan yang begitu variatif dari Alexander Chang, kian membuat strategi memperlambat tempo permainan, tak berjalan sesuai rencana,” ujarnya.
Meski belum memperoleh hasil maksimal di Event UTR Pro Tennis Tour, namun Tegar Abdi Satrio Wibowo bertekad bermain maksimal di dua sisa pertandingan grup A, menghadapi Alex Klincharov dan Rodion Malmygin dari Rusia untuk menghindari posisi juru kunci.
Pada pertandingan lainnya kegagalan serupa juga harus di alami oleh andalan tuan rumah Anthony Susanto saat bertarung menghadapi petenis Amerika Serikat lainnya Luca Liu di lapangan F Nusa Dua.
