Setelah menjalani serangkaian pemeriksaan, dokter menyampaikan bahwa terdapat beberapa gangguan kesehatan yang menjadi penyebab pembengkakan di kakinya. Sardjani pun harus mengonsumsi obat secara rutin selama beberapa bulan ke depan dan melakukan kontrol secara berkala.
“Saya sempat khawatir soal biaya pengobatan, karena sebagai pensiunan saya harus benar-benar mengatur keuangan. Setiap kali dengar kata perawatan atau obat rutin, pikiran saya langsung ke biaya yang pasti besar. Saya sempat membayangkan bagaimana kalau tabungan saya tidak cukup. Tapi rasa cemas itu langsung hilang ketika petugas menjelaskan bahwa seluruh biaya ditanggung oleh JKN.” Ujar Sardjani.
Sejak saat itu, Sardjani rutin kontrol setiap bulan untuk memantau kesehatannya. Ia menilai pelayanan yang diterima sangat baik, mulai dari pemeriksaan, obat, hingga pendampingan tenaga kesehatan. Berkat JKN, ia bisa fokus pada pemulihan tanpa memikirkan biaya, bahkan merasa lebih tenang karena proses pelayanan selalu lancar dan ramah.
“Sekarang kondisi saya juga jauh lebih baik. Pembengkakan di kaki sudah berkurang banyak, meski belum sembuh total. Bagi saya, itu sudah sebuah kemajuan besar yang patut disyukuri. Setiap kali kontrol, dokter selalu memberi semangat dan memastikan saya menjalani pengobatan dengan benar. Itu membuat saya semakin termotivasi untuk terus menjaga kesehatan.” Tutur Sardjani dengan senyuman.
Perlahan kondisi Sardjani mulai menunjukkan kemajuan. Pembengkakan pada kakinya berangsur-angsur berkurang, meski belum pulih sepenuhnya. Ia merasakan perubahan ini sebagai tanda baik yang membuatnya lebih bersemangat menjalani pengobatan. Menurutnya, bisa kembali berjalan lebih ringan dan beraktivitas sederhana tanpa rasa sakit yang berarti sudah menjadi anugerah besar.
“Saya merasa beruntung menjadi peserta JKN. Kalau harus bayar sendiri, mungkin saya sudah menyerah karena biayanya pasti sangat besar. Dengan JKN, saya hanya perlu menjaga kepesertaan tetap aktif. Pelayanan dari tenaga kesehatan juga sangat baik. Mereka ramah, penuh perhatian, dan selalu membuat saya merasa nyaman setiap kali menjalani perawatan. Saya tidak merasa dibedakan, semuanya dilayani dengan profesional.” Ujar Sardjani.
Pengalaman Sardjani membuktikan pentingnya Program JKN yang meringankan beban masyarakat lewat prinsip gotong royong. Ia menyadari kesehatan adalah harta berharga dan setiap orang berhak mendapat layanan tanpa terbebani biaya. Kini, Sardjani lebih optimis menjalani hidup dengan menjaga kesehatan dan rutin kontrol, sembari mensyukuri JKN sebagai anugerah besar bagi banyak orang, terutama para pensiunan. (HK/sa)
