Ia menyebut ada antusiasme tinggi dari lembaga pendidikan lain untuk ikut serta. “Bahkan saya dengar tadi, ada yang meminta, ‘kami kok belum?’” ujar Romo Syafii menirukan.
Menurutnya, model kolaboratif ini bisa menjadi contoh untuk program lain seperti makan bergizi gratis. “Saya kira ini contoh yang baik juga, mungkin kalau bisa diikuti oleh makanan gizi gratis. Saya sangat optimis, dan ini memang sangat dibutuhkan menurut saya,” pungkasnya.
