Temmy Satya Permana, Deputi Bidang Usaha Kecil Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) mengaku siap menjadi pengampu dan pembimbing ASLI. Menurutnya kementerian UMKM segera akan mengklasifikasi usaha industri laundry dalam sebuah peraturan menteri. “Tujuannya jelas, agar kami bisa memberi bimbingan, melindungi dan memberdayakan sehingga keluhan terkait izin usaha dan lain-lain bisa tertangani, ” tegasnya.
Wakil Ketua Umun KADIN bidang Teknologi dan Digital, Teguh Ananta Wikrama menyebutkan bahwa perlu adanya penguatan tata kelola dan aturan organisasi. Menurutnya dengan aturan yang kuat dari asosiasi, ia yakin ASLI mampu berperan lebih besar dalam mengatasi tantangan dunia usaha yang semakin kompetitif. “Dengan aturan internal yang kuat, ASLI bisa jadi benchmark dan punya posisi tawar yang tinggi terkait tantangan pengembangan usaha, ” tutur Teguh.
Sebagai informasi, festival ini dihadiri oleh lebih dari 500 pengusaha laundry dari berbagai wilayah Indonesia serta 30 brand ternama penyedia teknologi, peralatan, dan bahan penunjang laundry. Perhelatan ini juga menjadi momen bersejarah karena sekaligus merayakan 1 Dekade ASLI, yang sejak 2015 telah menjadi motor penggerak kemajuan, inovasi, dan kolaborasi di industri laundry nasional. Tahun ini, ASLI mengusung tema “Maju, Tangguh, dan Berkolaborasi” sebagai simbol kekuatan industri laundry Indonesia yang semakin solid, inovatif, dan adaptif terhadap perubahan zaman.
