Untuk itu, Manuara mengusulkan agar Dinas Cipta Karya Tata Ruang dan Pertanahan (Citata) DKI Jakarta mempercepat pemenuhan standar Green Building.
Ia menegaskan, sertifikasi tersebut tidak harus mengubah desain utama. Terutama jika gedung tersebut berstatus cagar budaya.
Bangunan tua pun bisa jadi Green Building. Sistem instalasi, tata air, tata listrik, hingga tata suara bisa dioptimalkan tanpa mengubah bentuk asli.
“Kalau itu tercapai, keren sekali gedung cagar budaya tapi ramah energi,” jelas Manuara.
Selain efisiensi energi, tambah Manuara, sertifikasi Green Building akan membantu menaikkan peringkat Jakarta dalam daftar kota global.
“Kalau mau naik peringkat, semua indikator harus jelas, dibreakdown, dan dibebankan ke SKPD terkait. Salah satunya, ya soal sertifikasi gedung pemerintah,” kata Manuara.
Bahkan, lanjut dia, konsep itu sejalan dengan program standarisasi pelayanan publik di seluruh wilayah Jakarta.
Dengan demikian, kualitas pelayanan dan fasilitas dari tingkat kelurahan hingga walikota tampak lebih sewarna dan seirama.
